Langsung ke konten utama

Opini "Finansial"

      Berbicara tentang finansial tentunya sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari dimana Finansial ini mencakup Keuangan dan sangat begitu pentingnya uang dalam kehidupan kita. Tidak luput dari itu, wabah covid-19 yang sedang melanda dunia terutama negara Indonesia sangat berpengaruh pada aspek finansial termasuk perekonomian Indonesia yang Krisis akan Pekerjaan (terutama anak muda generasi milenial sekarang ini),  Krisis akan Pangan, Krisis akan kebutuhan hidup sehari-hari.


         Tidak luput dari itu, Sempitnya lapangan pekerjaan membuat Tingkat pengagguran di Indonesia bertambah banyak terutama anak muda 'kaum rebahan'.  


Penulis: Monavia Ayu Rizaty Editor: Annissa Mutia

 24/6/2021, 14.30 WIB

Hasil Survei Tenaga Kerja Nasional (Sakernas) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) penduduk usia muda mencapai 18,03% pada Februari 2021. Angka itu mengalami kenaikan 1,72% dibandingkan Februari 2020, tapi turun 2,43% dibandingkan Agustus 2020. Usia muda yang dimaksud adalah angkatan kerja berusia antara 15-24 tahun. TPT tersebut menunjukkan, dari 100 orang angkatan kerja usia muda terdapat 18 orang yang menganggur. Dari data Sakernas, total angkatan kerja usia 15-24 tahun mencapai 21,20 juta. Artinya terdapat 3,82 juta penduduk di rentang usia tersebut yang sedang tidak bekerja. Jumlah tersebut hampir setengah dari total TPT nasional yang mencapai 8,75 juta atau sebesar 6,26% pada Februari 2021. Jika dipersentasekan maka TPT usia muda mencapai 43,7% dari total TPT nasional. Berdasarkan jenis kelamin, TPT penduduk usia muda laki-laki pada Februari 2021 sebesar 19,31%. Jumlahnya lebih tinggi daripada TPT penduduk perempuan yang sebesar 16,25%. Pola yang sama juga tampak pada Februari 2020 dan Agustus 2020.  berdasarkan daerah tempat tinggal, TPT kelompok usia muda daerah perkotaan lebih tinggi daripada perdesaan. Pada Februari 2021, TPT usia muda perkotaan mencapai 20,66% sementara perdesaan 14,47%. Sebagai informasi, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyatakan bahwa TPT usia muda Indonesia pada 2020 menjadi yang tertinggi di ASEAN karena sudah menyentuh 20%. Sementara negara ASEAN lain seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia masih berada di bawah 15%.


Ini berarti menunjukkan dari tiap tahun ke tahun mengalami kemerosotan ekonomi. Padahal tidak luput dari itu, baik anak muda maupun orang dengan usia 21thn ke atas bisa lebih berkarya dengan skillnya. Bahwa anak muda/generasi milenial ini mempunyai pikiran yang lebih dominan mengacu pada kreatif, imajinatif  dan lebih bisa  menghasilkan karyanya sendiri

Suatu kondisi finansial dikatakan baik jika ada sistem manajemen yang teratur dan bisa dipertanggungjawabkan kepada pihak-pihak terkait. Segala aspek terkait manajemennya berjalan optimal, sehingga kebebasan finansial dapat tercapai"~Akseleran Blog


Bahkan dalam Al Qur'an pun telah dijelaskan Allah SWT berfirman dalam QS. An-Najm ayat 39-41 yang artinya: "Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna."

Jadi, Jangan pernah jadikan Finansial sebagai penghambat dirimu untuk berkarya. 

Lalu bagaimana caranya ?

Saya pernah mengikuti sebuah seminar sekolah kunjungan dari STKIP Muhammadiyah Kuningan dimana topiknya itu tentang membicarakan masa muda yang selalu ragu akan kemampuannya

Dan apa jawabannya kata pembicara seminar itu?

Yakin jawabannya!!!

Dengan keyakinan hati yang kuat pada diri kita bahwa kita mampu, kita bisa pasti semuanya akan bisa terwujud.

Ditambah lagi dengan niat yang kuat lillahita'ala kita semua terutama para pemuda pemudi kaum rebahan bisa saja mengeluarkan ide ide nya.


So, Berusahalah semampumu, lalu akhiri dengan tawakalmu


Terimakasih telah membaca

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tips Menumbuhkan Semangat di Masa Muda

  “5 Tips Menumbuhkan Semangat Di Masa Muda” Fitrah manusia sebagai Gharizah Tadayyun, begitu pula pada para pemuda. Pemuda merupakan Khalifatul Ard penerus generasi emas selanjutnya. Pemuda juga merupakan manusia dengan pemikiran lebih kreatif, imajinatif, dan inovasi. Dan pemuda juga merupakan roda penggerak bangsa dalam kehidupan serta petarung hebat yang berani mencoba dan mengambil risiko. Begitu pula pada perannya yang sangat berpengaruh untuk mendakwahkan kebenaran di tengah porak poranda Dunia. Diantara kiat kiat menumbuhkan semangat di masa Muda, diantaranya : 1.   Melakukan Self   Efficacy ( Yakin aja dulu )      Melansir dari ig @psycircle.id Self Eficacy merupakan keyakinan seseorang bahwa ia bisa melakukan suatu tugas atau prilaku dengan hasil yang sesuai diinginkan. Menurut Bandura ( 1994 ) menyatakan bahwa self efficacy akan memengaruhi pilihan prilaku yang dilakukan,   berapa besar usaha yang dikeluarkan, serta ...

Sukses tentang Privilege?

Kata orang, kehidupan yang wahh, membuat seseorang bisa dapatkan apa yang dia mau. Katanya "dia mah gampang masuk sini, orangtuanya punya perekenomian tercukupi, punya banyak uang, apa apa pasti bisa. Gak perlu belajar pun, dengan uang pasti bisa, masa depan pasti terjamin".  Kalimat yang memang hanya fiktif belaka, bukan seluruh tapi sebagian orang mengatakan ini.  Ya, privilege kadang kala menjadi pembanding hidup orang dengan orang lain. Selalu merasa minder atau insecure? Privilege bukan untuk pembanding. Privilege bukanlah latar belakang dalam meraih sesuatu yang memang benar-benar kita inginkan, namun pupus begitu saja. Sejatinya orang dengan privilege dengan orang yang tidak memiliki privilege, itu 'sama saja'.  Yang mendasari kita untuk mencapai sebuah progres sampai pada tujuan ya diri kita. Privilege hanya untuk sebatas  peluang.   Setiap orang memiliki hak untuk memposisikan dirinya seperti apa, jadi apa, dan menempuh pendidikannya dimana darimanapun ...

Tentang Merdeka

Sudahkah Kita Merdeka ? Sudah tidak asing lagi dengan kata 'Merdeka' diseluruh pelosok negeri, pelosok dunia sudah sangat kental dengan namanya 'merdeka'. Tepat 2 hari sudah kita merayakan kemerdekaan , mengulang tahun kebebasannya negeri ini dari  keterjajahan bangsa penjajah dahulu. Dibumbui dengan kemeriahan, tak lupa kontribusi dari setiap para pemuda. Lantas dengan kata Merdeka, apakah sudah benar benar merdeka? Apakah diri kita sudah merdeka? Apakah diri kita sudah merdeka dari rasa keterjajahan hawa nafsu? Sering kali merdeka hanya sampai pada ucapan semata, namun tidak sesinkron dengan hati. Seringkali juga banyak korupsi, korupsi uang maupun korupsi waktu yang telah Allah beri. Selalu merasa kurang, dan tidak pandai bersyukur Menurut kacama Islam, merdeka adalah terbebas dari segala penghambatan dan hanya totalitas kepada Allah swt. Sebagaimana Islam datang untuk membebaskan manusia dari segala bentuk penghambatan, memberantas kedzaliman serta menegakkan keadil...